Mengajar hari ini, menyiapkan generasi esok

  • – Hasan al-Bashri

    "Jika seorang mencari ilmu, maka itu akan tampak di wajah, tangan, dan lidahnya serta dalam kerendahan hatinya kepada Allah".

  • – Imam Syafi’i

    "Ilmu adalah yang memberikan manfaat, bukan yang sekadar hanya dihafal".

  • – Sufyan bin Uyainah

    "Tahapan pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, kemudian diam dan menyimak dengan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya"

  • – Imam Syafi’i

    "Barangsiapa belum pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu walau sesaat, ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya"

  • – Ali bin Abi Thalib

    "Ilmu itu ada dua macam: apa yang diserap dan yang didengar. Dan yang didengar tidak akan memberikan manfaat jika tidak diserap"

26 Januari 2026

LKPD Pemrograman Phyton Dasar #1

LKPD Pemrograman Phyton Dasar #1

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan tugas ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian bahasa pemrograman Python.

  2. Mengidentifikasi lingkungan dan prasyarat yang dibutuhkan untuk menjalankan Python.

  3. Mengenal dan memahami tipe-tipe data dasar dalam Python.


Baca juga :

Share:

19 Januari 2026

Latihan Mengoperasikan Ms Word #2 - Mengedit Dokumen

latihan-mengoperasikan-ms-word-2

Latihan Mengoperasikan Ms Word #2 - Mengedit Dokumen

Silakan kalian ketik teks di bawah ini sesuai dengan contoh :


Baca juga :
Share:

Pengenalan Koding dan Python untuk Siswa SMK : Materi Dasar Lengkap dan Mudah Dipahami #1

pengenalan-koding-dan-python-untuk-smk-kelas-x

Pengenalan Koding dan Python untuk Siswa SMK : Materi Dasar Lengkap dan Mudah Dipahami

Materi pengenalan koding dan Python untuk siswa SMK. Membahas manfaat koding, contoh penerapan, dan belajar Python dengan Google Colab.

pengenalan-koding-python-untuk-siswa-smk

Tujuan Pembelajaran Pengenalan Koding

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

·         Memahami pengertian koding dan perannya di era digital

·         Menjelaskan pentingnya koding bagi siswa SMK

·         Mengidentifikasi penerapan koding dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja

·         Mengenal lingkungan pemrograman Python

·         Mencoba menjalankan Python menggunakan Google Colab

Apa Itu Koding?

Koding (coding) adalah proses menuliskan instruksi kepada komputer menggunakan bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankan perintah tertentu secara logis dan sistematis.

Koding dapat diibaratkan sebagai bahasa komunikasi antara manusia dan komputer. Jika manusia menggunakan bahasa Indonesia, maka komputer menggunakan bahasa pemrograman seperti Python, Java, atau C++.

Contoh Sederhana Koding

Beberapa contoh penggunaan koding antara lain:

·         Menampilkan teks di layar

·         Menghitung nilai rata-rata

·         Menyimpan dan mengolah data

·         Membuat aplikasi dan sistem otomatis

Mengapa Siswa SMK Perlu Belajar Koding?

Belajar koding tidak hanya bertujuan untuk menjadi programmer, tetapi untuk melatih cara berpikir dan kesiapan kerja.

Manfaat Belajar Koding bagi Siswa SMK

1.      Berpikir Logis dan Sistematis
Membantu siswa menyelesaikan masalah secara terstruktur.

2.      Kemampuan Problem Solving
Siswa terbiasa mencari solusi, bukan menghafal.

3.      Siap Menghadapi Dunia Industri
Koding membuat siswa lebih adaptif terhadap teknologi.

4.      Peluang Karier Lebih Luas
Hampir semua bidang kerja membutuhkan teknologi.

5.      Mendukung Kompetensi Kejuruan SMK
Koding relevan untuk bisnis, perhotelan, kuliner, desain, hingga teknik.

Baca juga :

Materi Pembelajaran Algoritma dan Flowchart - Mata Pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)

Contoh Penerapan Koding dalam Kehidupan Sehari-hari

Tanpa disadari, kita menggunakan hasil koding setiap hari, seperti:

·         Aplikasi media sosial

·         Sistem kasir minimarket

·         Aplikasi pemesanan makanan

·         ATM dan mobile banking

·         Sistem absensi dan pengolahan nilai sekolah

Semua sistem tersebut berjalan karena program yang dibuat melalui koding.

Profesi Masa Depan yang Berkaitan dengan Koding

Berikut beberapa profesi yang membutuhkan kemampuan koding:

·         Programmer / Software Developer

·         Web Developer

·         Data Analyst

·         AI Engineer

·         Game Developer

·         Teknisi Sistem Informasi

Hal ini menunjukkan bahwa koding adalah keterampilan penting di masa depan.

Persiapan Lingkungan Pemrograman Python

Apa Itu Lingkungan Pemrograman?

Lingkungan pemrograman adalah perangkat yang digunakan untuk menulis dan menjalankan kode program, terdiri dari:

·         Bahasa pemrograman (Python)

·         Interpreter

·         Editor atau IDE

Lingkungan ini membantu proses pemrograman menjadi lebih rapi dan efisien.

Cara Menjalankan Program Python

Beberapa cara menjalankan program Python yang umum digunakan:

1.      Menggunakan IDLE (bawaan Python)

2.      Menggunakan IDE seperti Visual Studio Code

3.      Menggunakan Google Colab (berbasis online)

Belajar Python Menggunakan Google Colab

Google Colab adalah layanan dari Google untuk menjalankan Python secara online tanpa perlu instalasi.

Kelebihan Google Colab untuk Siswa SMK

·         Tidak perlu instalasi

·         Bisa diakses dari mana saja

·         Cocok untuk pemula

·         Ideal untuk perangkat dengan spesifikasi terbatas

Karena itu, Google Colab sangat direkomendasikan sebagai media belajar Python di SMK.

Kesimpulan

Belajar koding merupakan investasi keterampilan masa depan bagi siswa SMK. Koding tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga melatih logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

Koding bukan tentang siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang mau terus belajar.

 




Share:

18 Januari 2026

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 2 SD Semester 1 - Penjumlahan dan Pengurangan

rencana-pembelajaran-mendalam-modul-ajar-matematika-kelas-2-sd-penjumlahan-dan-pengurangan

Modul Ajar Matematika Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka

Penjumlahan dan Pengurangan

Operasi hitung penjumlahan dan pengurangan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa pada jenjang kelas awal. Dalam modul ajar Matematika kelas 2 SD Kurikulum Merdeka semester 1, topik “Penjumlahan dan Pengurangan” dikembangkan menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam SD agar siswa tidak hanya mampu menghitung, tetapi juga memahami makna proses berhitung dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui modul ajar pembelajaran mendalam Matematika kelas 2 SD, siswa diajak menyelesaikan masalah kontekstual, menggunakan benda konkret, gambar, serta strategi berhitung sederhana. Pembelajaran ini membantu siswa memahami hubungan antara penjumlahan dan pengurangan, melatih cara berpikir logis, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan soal Matematika di kelas 2 semester 1.

Baca juga :

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 2 SD Semester 1 - Ayo Membilang Sampai Dengan 50

Postingan blog ini menjadi pengantar bagi guru yang membutuhkan referensi modul ajar Matematika kelas 2 SD semester 1 yang praktis dan mudah diterapkan. Dengan topik Penjumlahan dan Pengurangan, pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekaligus mendukung pencapaian 8 dimensi Profil Lulusan, khususnya bernalar kritis, mandiri, dan mampu memecahkan masalah sederhana.

Tujuan Pembelajaran Matematika Kelas 2

Penjumlahan dan Pengurangan

Menguasai Operasi Hitung Dasar

Siswa mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dengan tepat melalui berbagai strategi dan media konkret.

Keterkaitan dengan Pembelajaran Mendalam SD

Pembelajaran menekankan eksplorasi, praktik langsung, diskusi, dan refleksi agar konsep penjumlahan dan pengurangan dipahami secara bermakna.

Selengkapnya :

Share:

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 2 SD Semester 1 - Ayo Membilang Sampai Dengan 50

rencana-pembelajaran-mendalam-modul-ajar-matematika-kelas-2-sd-membilang-sampai-50

Modul Ajar Matematika Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka

Ayo Membilang Sampai dengan 50

Kemampuan membilang merupakan fondasi penting dalam penguatan numerasi pada jenjang sekolah dasar. Melalui modul ajar Matematika kelas 2 SD Kurikulum Merdeka semester 1, topik “Ayo Membilang Sampai dengan 50” dirancang dengan pendekatan pembelajaran mendalam SD agar peserta didik mampu memahami konsep bilangan secara bertahap, tidak hanya menghafal urutan angka, tetapi juga mengenali nilai dan maknanya.

Dalam modul ajar pembelajaran mendalam Matematika kelas 2 SD, siswa diajak membilang, mengelompokkan, serta membandingkan banyak benda hingga angka 50 melalui aktivitas konkret dan kontekstual. Pembelajaran dikemas melalui permainan berhitung, pengamatan benda di sekitar, serta diskusi sederhana sehingga proses belajar di kelas 2 semester 1 menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Baca juga :

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Semester 2 - Mengenal Diagram Sederhana

Postingan blog ini menjadi pengantar bagi guru kelas 2 SD yang membutuhkan referensi modul ajar Matematika kelas 2 SD semester 1 yang praktis dan mudah diterapkan. Dengan topik Membilang Sampai dengan 50, pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekaligus mendukung pencapaian 8 dimensi Profil Lulusan, khususnya bernalar kritis, mandiri, dan mampu belajar secara bertahap.

Tujuan Pembelajaran Matematika Kelas 2

Membilang Sampai dengan 50

Memahami Bilangan Sampai 50

Siswa mampu membilang, menyebutkan, menuliskan, dan menunjukkan bilangan sampai 50 menggunakan benda konkret, gambar, dan situasi sehari-hari.

Keterkaitan dengan Pembelajaran Mendalam SD

Pembelajaran menekankan pengalaman langsung, eksplorasi, dan refleksi sederhana agar konsep bilangan dipahami secara bermakna dan berkelanjutan.

Selengkapnya :

Share:

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Semester 2 - Mengenal Diagram Sederhana

rencana-pembelajaran-mendalam-modul-ajar-matematika-kelas-1-sd-mengenal-diagram-sederhana

Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka

Mengenal Diagram Sederhana

Pemahaman awal tentang penyajian data menjadi bagian penting dalam pembelajaran numerasi di sekolah dasar. Melalui modul ajar Matematika kelas 1 SD Kurikulum Merdeka semester 2, topik “Mengenal Diagram” disusun dengan pendekatan pembelajaran mendalam SD agar siswa mampu membaca dan memahami informasi sederhana dalam bentuk visual sejak dini.

Dalam modul ajar pembelajaran mendalam Matematika kelas 1 SD, siswa diajak mengenal diagram sederhana seperti diagram gambar dan diagram batang melalui aktivitas mengelompokkan data, menghitung jumlah, serta menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk visual yang mudah dipahami. Pembelajaran ini membantu siswa menghubungkan konsep bilangan dengan data nyata di sekitar mereka pada kelas 1 semester 2.

Baca juga :

Rencana Pembelajaran Mendalam / Modul Ajar Matematika Kelas 1 SD Semester 2 - Mengukur Panjang Benda

Postingan blog ini menjadi pengantar bagi guru yang membutuhkan referensi modul ajar Matematika kelas 1 SD semester 2 dengan materi Mengenal Diagram Sederhana. Modul ajar ini dirancang untuk mendukung pembelajaran aktif dan kontekstual serta selaras dengan 8 dimensi Profil Lulusan, khususnya bernalar kritis, kreatif, dan mampu mengomunikasikan informasi sederhana.

Tujuan Pembelajaran Matematika Kelas 1

Mengenal Diagram

Memahami Penyajian Data Sederhana

Siswa mampu membaca, menafsirkan, dan menyajikan data sederhana dalam bentuk diagram gambar atau diagram batang sederhana.

Keterkaitan dengan Pembelajaran Mendalam SD

Pembelajaran menekankan pengamatan langsung, pengelompokan data, dan refleksi sederhana agar siswa memahami fungsi diagram sebagai alat penyaji informasi.

Selengkapnya :

Share:

Subscribe Us

Latihan TKA (SD, SMP, SMA/SMK)

Latihan TKA (SD, SMP, SMA/SMK)
Berlatih dan Bisa

Pengikut

Statistik Pengunjung

Promo